pengeras suara mesjid

HM Jusuf Kala : Pengeras Suara Masjid Perlu Diatur

 

Makassar, KOMENTAR

 

Pengeras suara di masjid perlu diatur. Oleh sebab itu, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, HM Jusuf Kalla menyatakan akan menggelar penataran pengaturan sound system atau pengeras suara masjid se-Indonesia. Sehingga, pelantang suara di masjid-masjid lebih teratur. “Bukan macam sound systemnya yang diatur, tapi pengaturan bunyinya,” kata JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, di ke-diamannya, Jalan Mongin-sidi nomor 50, Makassar, Minggu (22/07).

 

Menurut mantan wakil pre-siden ini, penggunaan pe-ngeras suara di masjid-mas-jid selama ini tidak dibekali dengan aturan yang jelas. Sehingga, pada waktu-wak-tu menjelang pelaksanaan salat, suara mesjid sangat keras. Hal ini membuat se-bagian orang merasa ter-ganggu. “Inilah yang akan diatur. Saya minta seluruh masjid tidak lagi menggu-nakan kaset untuk memutar pengajian, tapi orang yang langsung mengaji,” katanya. Waktu mengaji sebelum adzan, JK melanjutkan, paling lama hanya lima menit. Setelah itu, masuk adzan dan selanjutnya melaksana-kan salat. Jika hal ini dite-rapkan, maka pelantang suara di masjid akan lebih teratur. “Volumenya juga saya minta dikurangi, ideal-nya hanya menjangkau 40 rumah dari masjid,” katanya.

 

Pada kesempatan itu, JK juga menyampaikan menge-nai penyeragaman waktu adzan melalui monitoring di radio. “Saya minta pengurus untuk mencari radio yang kontraknya murah,” ujar JK sambil tertawa. Selain itu, JK akan mengoordinasikan hal ini ke Kementerian Aga-ma dan Pendidikan. Dalam rencana kegiatan tersebut, JK juga akan membicarakan mengenai pembangunan pos kesehatan di masjid-masjid. “Kalau ada bencana, masjid selalu jadi tumpuan kegiatan kemasyarakatan,” katanya. Amin Syam, yang juga mantan Gubernur Sulawesi Selatan berjanji akan menyosialisasikan hasil pertemuan tersebut. Dia mengatakan, masih banyak masjid yang harus dibenahi, terutama mengenai fisik bangunannya.(sbr/tnc)

==================================================================

tanggapan :

BRAVO Mr. HM Jusuf Kala!!!

Ini adalah suatu bentuk penghargaan dan penghormatan kepada sesama dan antar warga. Sekaligus mendidik warga yang beragama Islam untuk menjalankan Ibadah mereka dengan baik.

Semoga kebijakan Bapak Jusuf Kala dapat segera diaplikasikan di seluruh Indonesia.

 

Shalom.

Shirley

About iskasurabaya09

social blog
This entry was posted in ARTIKEL and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s