HKI

MENGENAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL(HKI)

Oleh : RINUS PANTOUW, S.H., M.Kn.

NOTULENSI  DISKUSI BULANAN ISKA

Bertempat di Lobby kaca lantai IV gedung F kampus Unika Widya Mandala Surabaya, Minggu, 31 Oktober 2010, ISKA kembali mengadakan diskusi bulanan dengan tema yang cukup menarik. Diskusi dihadiri anggota ISKA yang peduli akan Hak Kekayaan Intelektual dan dipandu oleh narasumber yang berpengalaman dibidangnya. Bpk Rinus yang juga berprofesi sebagai Candidate Konsultan HKI menjelaskan secara gamblang dan menarik dengan menampilkan gambar-gambar melalui layar LCD tentang Macam-macam HKI dan pelanggaran HKI dan seputar perlindungan pemilik Hak Cipta, Paten, Merek , Desain Industri, Rahasia dagang dan Desain Tata Letak Sirkuit terpadu (DTLST) berikut permasalahannya. Dari sekian banyak informasi dan penjelasan yang diberikan, secara umum dapat kita ketahui Bahwa tujuan HKI, antara lain :

–        Hak yang timbul sebagai hasil olah pikir  otak yang  menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia

–        Hak untuk menikmati secara ekonomis dari suatu kreativitas intelektual ;

Obyeknya:  karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia ;

 

Apa itu Hak Kekayaan Intelektual (HKI Intellectual Property Rights – IPR) ?

Hak yang timbul hasil olah pikir, karsa, rasa manusia yang menghasilkan suatu proses atau produk barang dan/atau jasa yang berguna bagi manusia itu sendiri”;

Sifat dan Karateristik:

Ÿ         Hak Eksklusif diberikan oleh Negara (Granted by the State)

Ÿ         Hak Individu (Private Right)

Ÿ         Teritoratif dan batas waktu perlindungan

 

Jenis- jenis HKI adalah :

1. HAK CIPTA :

Hak yang timbul dari EXPRESI sebuah dan/atau beberapa IDE, bukan idenya itu sendiri ;

  • Sifat perlindungan hak cipta : otomatis, atas karya cipta di bidang seni, sastra dan ilmu pengetahuan
  • Hak yang dimiliki oleh pencipta/pemegang hak cipta :

ú         economic rights (hak untuk mendapatkan manfaat ekonomi) &

ú         moral rights (hak yang melekat pada pencipta atau pelaku dan bersifat  tidak terhapuskan)

  • APA SYARAT  SUBSTANTIF CIPTAAN YANG DILINDUNGI HAK CIPTA?

§           Keaslian (originality)

§           Kreativitas (creativity)

§           Perwujudan (fixation)

§           Ada Hak Cipta ?

§           Ciptaan yang Dilindungi

Pasal 12

  • Dalam Undang-undang ini Ciptaan yang dilindungi adalah Ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra, yang mencakup:
    1. buku, program komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain;
    2. ceramah, kuliah pidato dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu;
    3. alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;
    4. lagu atau musik dengan atau tanpa teks;
    5. drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim;
    6. seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan;
    7. arsitektur;
    8. peta;
    9. seni batik;
    10. fotografi;
    11. sinematografi;
    12. terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, database, dan karya lain dari hasil pengalihwujudan.

2. PATEN

Invensi bidang teknologi:

    1. Baru (Novelty)
    2. Obvious (Jelas)
    3. Prior-Art
    4. Applicable (Terapan)

Paten : Suatu invensi yang merupakan kegiatan pemecahan adalah, untuk dapat diberikan hak suatu paten dipersyaratkan :

a. spesifik dibidang teknologi

b. baru

c. inventif

d. dapat diterapkan dalam industri

e. jangka waktu perlindungan : 20 Tahun , untuk

paten sederhana selama 10 Tahun.

f. Sistem perlindungan : Konstitutif .

3. Merek

–        Tanda berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa

–        Merek Dagang, Merek Jasa dan Merek Kolektif

–        Jangka waktu perlindungan : 10 tahun. Dapat diperpanjang.

–        Sistem perlindungan : Konstitutif

4. DESAIN  INDUSTRI

–        Kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan

Desain Industri

–        Perlindungan terhadap Hak Desain Industri diberikan untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak Tanggal Penerimaan.

–        Hak Desain Industri tidak dapat diberikan apabila Desain Industri tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, ketertiban umum, agama, atau kesusilaan.

–        Hak Desain Industri diberikan untuk Desain Industri yang baru. Desain Industri dianggap baru apabila pada Tanggal Penerimaan, Desain Industri tersebut tidak sama     dengan pengungkapan yang telah ada sebelumnya.

5. Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

–        Sirkuit Terpadu adalah suatu produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi, yang di dalamnya terdapat berbagai elemen dan sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, yang sebagian atau seluruhnya saling berkaitan serta dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan semikonduktor yang dimaksudkan untuk menghasilkan fungsi elektronik

–        Desain Tata Letak adalah kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen, sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, serta sebagian atau semua interkoneksi dalam suatu Sirkuit Terpadu dan peletakan tiga dimensi tersebut dimaksudkan untuk persiapan pembuatan Sirkuit Terpadu.

6. Rahasia Dagang

–        Informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang teknologi dan/atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha, dan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik Rahasia Dagang.

–        Lingkup perlindungannya meliputi metode produksi, metode pengolahan, metode penjualan atau informasi lain dibidang tehnologi/bisnis yang memiliki nilai ekonomi

–        Rahasia Dagang mendapat perlindungan apabila informasi tersebut bersifat rahasia, memiliki nilai ekonomi, dan dijaga kerahasiaannya

–        Pelanggaran rahasia dagang terjadi apabila seseorang dengan senagaja mengungkapkan rahasia dagang tersebut atau mengingkari kesepakatan atau mengingkari kewajiban secara tertulis atau tidak tertulis untuk menjaga rahasia dagang ybs.

 

Latar Belakang Perlindungan HKI , Antara Lain :

  • Menghargai Karya Intelektual Orang Lain
  • HKI Mempunyai Nilai Ekonomi
  • Meningkatkan   gairah para Pencipta, Inventor, Pendesain, dan Dunia Usaha
  • Meningkatkan Perekonomian Bangsa
  • Menumbuhkan Investasi
  • Menghindari Sanksi  Ekonomi Internasional

 

Pengaruh Globalisasi

  • Globalisasi mendorong  perubahan dan perkembangan perilaku masyarakat dengan dukungan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
  • Perkembangan ekonomi akibat globalisasi mengarah pada perdagangan berbasis ilmu pengetahuan dan komoditi karya-karya intelektual
  • Asset HKI dan Kemajuan suatu bangsa
  • Semakin maju suatu negara, semakin bergantung negara tersebut pada modal intelektualnya, karena modal intelektual bersifat “renewable and sustainable’”
  • Adanya Perubahan Paradigma Tahun 1982 , 62% aset perusahaan di Amerika Serikat berupa aset fisik,  aset  HKI hanya 38% Tahun 2000 berubah, aset HKI  mencapai 68% dari  total aset AS* .

*(Kamil Idris, Kekayaan Intelektual  Sebuah Kekuatan untuk   Pertumbuhan Ekonomi, hal 6,   WIPO Publication No.888.1 Indonesia)

 

Manfaat HKI :

  • Aset Perusahaan
  • Pendukung Pengembangan Usaha
  • Pencegah Persaingan Usaha Tidak Sehat dan Peningkat Daya Saing
  • Pemacu Inovasi/Kreativitas
  • Pembentuk Image
  • Hal-hal yang perlu Dihindari dalam proses Produksi dan Barang/ Jasa
  • Melupakan perlindungan Hukum dari karya-karya intelektual yang dihasilkan
  • Tidak adanya perjanjian yang memadai atas pesanan karya-karya intelektual dari pihak asing
  • Memamerkan/mempromosikan karya intelektual sebelum pengajuan permohonan pendaftaran perlindungan HKI

 

Bagi yang belum sempat hadir, dipersilahkan menghubungi nomor telepon, e-mail dan alamat kantor narasumber. Bagi anggota ISKA yang tidak sempat hadir namun tertarik dengan materi diskusi yang diberikan narasumber dapat menghubungi Pembicara (telp. 031- 70501136).

 

About iskasurabaya09

social blog
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s