ziarah wisata

ZIARAH WISATA

ziarah wisata jateng

ISKA Surabaya kembali mengadakan sebuah special event di pertengahan tahun ini. Event tersebut adalah ziarah wisata. Kegiatan ini terasa special karena event semacam ini sudah lebih dari 10 tahun tidak diadakan oleh ISKA dan berikut liputan kegiatannya :

Ziarah wisata ini diadakan tepatnya pada hari Jumat, 9 Juli 2010 hingga Minggu, 12 Juli 2010 lalu. Rombongan yang berjumlah 39 orang ini berangkat dari jalan Mojopahit 38B (Depan Wisma Pastoran HKY) pukul 20.00 WIB. Lokasi pertama yang dituju adalah Gua Maria (GM) Kerep Ambarawa. Sesampainya di sana peserta langsung berjalan kaki sejauh ± 500 m menuju ke kompleks Gua Kerep. Udara pagi yang sejuk di Ambarawa membuat tubuh kami yang penat setelah menempuh perjalanan jauh selama 9 jam menjadi segar kembali.

Indahnya alam disekitar Gua Maria menambah suasana doa Rosario bersama yang diadakan oleh panitia terasa semakin khusyuk. Tanpa terasa 1½ jam sudah kami ada di GM.Kerep, sudah waktunya untuk melanjutkan perjalanan ke sebuah tempat retret yang dikelola oleh para suster. Lokasinya tidak seberapa jauh dari GM.Kerep, terletak di samping Gereja Jago Ambarawa. Ditempat itulah kami istirahat sejenak untuk mandi dan makan pagi. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke GM.Tritis Wonosari, Yogyakarta. Untuk mengisi waktu yang cukup lama perjalanan antara Ambarawa – Wonosari, kami mengadakan beberapa permainan dan pengundian door prize di dalam bis. Para peserta yang mayoritas masih berstatus lajang tersebut sangat antusias dalam mengikuti setiap permainan yang diadakan. Sesampainya di GM.Tritis, kami kembali harus berjalan kaki menempuh rute yang tidak mudah untuk mencapai ke lokasi gua.

Namun lagi – lagi rasa lelah kami seketika hilang setelah sampai di dalam gua. Hal ini dikarenakan kami disuguhi pemandangan alam yang menakjubkan di dalam gua. Stalaktit yang banyak tergantung di langit – langit gua membuat kami semakin mensyukuri kebesaran Tuhan. Air yang menetes dari beberapa stalaktit membuat suhu di dalam gua menjadi lebih dingin dibandingkan dengan suhu diluar gua. Suasana tenang dan sejuk membuat hati menjadi damai saat berdoa di depan patung Bunda Maria. Setelah dua kali berturut – turut mengunjungi lokasi religius, saatnya untuk berwisata sejenak. Tujuan selanjutnya adalah Pantai Baron, sebuah pantai di Selatan Pulau Jawa yang ombaknya terkenal cukup besar. Lokasinya tidak seberapa jauh dari GM.Tritis, ± 15 menit perjalanan menggunakan bis.

Tempat yang jauh dan cukup terpencil tidak membuat Pantai Baron dijauhi wisatawan. Hal ini terlihat saat kami datang ke pantai tersebut. Puluhan bis pariwisata dan kendaraan pribadi memenuhi tempat parkir yang disediakan. Pantai yang ombaknya cukup besar itu diapit oleh dua buah bukit yang dapat didaki. Beberapa orang peserta dan panitia yang penasaran dengan panorama pemandangan pantai dari atas bukit, mencoba untuk mendaki bukit. Beberapa peserta lain yang enggan naik ke atas bukit memilih menikmati hembusan angin pantai sambil mencicipi aneka makanan laut dan minuman yang dijual disekitar pantai. Belum puas rasanya menikmati indahnya Pantai Baron saat kami harus meninggalkan pantai untuk menuju ke tujuan selanjutnya. Lokasi yang kami tuju berikutnya adalah Candi Hati Kudus Yesus di Gereja Ganjuran, Bantul, Yogyakarta.

Candi yang didirikan lebih dari 80 tahun yang lalu itu diarsiteki oleh seorang yang berkebangsaan Belanda. Sampai saat ini di bawah candi tersebut terdapat sumber mata air yang konon bila dengan yakin di doakan dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Kami dan beberapa peserta menyempatkan diri untuk mengambil air tersebut, banyak juga yang hanya membasuh wajah, tangan dan kaki tanpa membawanya pulang. Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 18.00, dimana kami harus menuju ke tempat penginapan yang berlokasi di Jalan Sosrowijayan, Yogyakarta. Lokasi penginapan yang sangat dekat dengan Malioboro tersebut membuat para peserta yang mayoritas wanita ini seakan – akan tidak kenal lelah. Setelah meletakkan tas ke dalam kamar masing – masing, para peserta dan panitia terbagi dalam rombongan kecil – kecil dan langsung hilang menyatu dalam hiruk pikuknya suasana malam yang khas di Malioboro.

Keesokan harinya kami sudah harus mengikuti Misa pagi disebuah gereja yang lokasinya kebetulan tidak jauh dari tempat penginapan. Suasana Yogya semakin terasa saat mengikuti Misa Kudus yang dimulai pukul 6 pagi itu, sebab misa tersebut diselenggarakan dengan menggunakan bahasa Jawa. Setelah mengikuti misa dan kembali ke penginapan selanjutnya kami makan pagi bersama. Bagi peserta yang belum puas dengan acara jalan – jalan dan belanja semalam masih diberi kesempatan beberapa saat untuk kembali jalan – jalan di Malioboro. Tepat pukul 10.00 rombongan berangkat meninggalkan Yogya menuju ke Candi Prambanan. Kembali para peserta menggunakan kesempatan untuk berfoto ria dengan latar belakang candi Hindu terbesar di Indonesia ini. Setelah puas mengamati kebesaran budaya Indonesia dimasa lalu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Solo untuk makan siang di rumah makan Adem Ayem. Di restoran tersebut para peserta dapat wisata kuliner menikmati masakan khas Solo, seperti : gudeg, nasi liwet, timlo dan nasi langgi. Setelah puas makan siang saatnya peserta berburu oleh – oleh khas Solo – Yogya di toko roti Orion sebelum akhirnya rombongan kembali ke Surabaya.

Ziarah wisata ISKA kali ini tergolong cukup sukses. Hal tersebut sudah mulai nampak sejak masa pendaftaran peserta, dimana karena begitu besarnya animo peserta dalam mengikuti event ini sampai – sampai panitia banyak menolak peserta sejak 2 minggu sebelum hari H. Demikian pula halnya saat panitia menyebarkan questioner kepuasan peserta, hampir seluruh peserta menyatakan senang dan puas dengan acara yang mereka ikuti ini. Bahkan seluruh peserta bersedia mengikuti kegiatan ISKA jika suatu saat nanti ISKA mengadakan event lagi. Pada kesempatan ini kami juga mohon maaf kepada anggota ISKA yang berminat untuk mengikuti ziarah wisata ini namun dengan terpaksa kami tolak karena tiket yang sudah habis terjual. Kami berharap lain waktu dapat mengadakan event serupa untuk mempererat persaudaraan sesama anggota ISKA. (Wis)

About iskasurabaya09

social blog
This entry was posted in FOKAT AGUSTUS 2010 and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s